Selasa, 12 Desember 2017

Teruntuk Kamu

Sekuat tenaga Q tahan air mata d ujung pelupuk mataku. Dgn sedikit senyum Q katakan "iya, aku baik2 saja". Tak selang bbrpa lama, qm pun pergi meninggalkanQ. Iya, Q mmg pembohong. Membohongi diriku bahwa sebenarnya Q sdg tdk baik2 saja. Tp bukankah d cerita ini qm yg lebih jahat?


Qm membuat ku nyaman. Membuatku terbiasa dg keberadaanmu, dg canda mu, dg pesan singkat mu. Membuat hdupku yg seolah mati kembali bernyawa. Tp apa? ternyata qm pergi meninggalkanku jg. Jdi slma ini qm anggap apa? Apa Q yg trlalu melibatkn hati? Atau mgkin qm yg tak punya hati 😂


Oh bisa jd aku hanyalah satu dr pemujamu. Atau mungkin tempat pelarianmu. Atau hanya sebuah rasa penasaran mu. Aku benci menangisimu. Aku benci kehilanganmu. Jika boleh ku meminta, bisakah qm tetap tinggal di sisiku? Menjadi nyawa di hidupku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar