Senin, 14 Desember 2020

Bolehkah ku mengenang?

Bolehkan aku mengenangmu barang sebentar saja? Bukannya, aku tak sanggup melupakan segalanya. Kau sudah tiada baik dalam rasa dan jiwa. Namun, otakku seperti dipaksa untuk kembali ke awal semula, ke tempat dimana segalanya bermula. Bagaimana tidak? Setiap sudut tempat ini dengan kerasnya menyuguhkanku cerita lama. Ku lihat disana, kau sedang menyanyikan lagu dengan tatap matamu yang tak lepas dariku. Senyummu disana menyapaku dan meyakinkanku bahwa kau adalah milikku. Kau berjalan menujuku dengan tawa sederhanamu. Aku benar2 tidak bisa mengelak. Segalanya berhasil membuatku lupa bahwa kata "kita" sudah tidak lagi ada.

"Ini mbak Orange Tea dan bakarannya" ucapan yg ku rasa menjadi penolongku malam ini. Jika tidak, bisa saja aku tenggelam dalam kenangan yang kian menyesakkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar